Puisi Bahasa Arab Tentang Rindu dan Artinya

puisi arab tentang rindu

Syair Arab Tentang Rindu dan Artinya - Rindu adalah perasaan terberat yang mungkin dapat dialami para pecinta, dan merupakan salah satu perasaan yang paling keras yang mungkin akan dilalui manusia, bagaimana tidak, seseorang yang sedang merindu sangat mengharapkan kehadiran seseorang yang dicintainya, namun ia tidak ada atau di jarak yang begitu jauh.

Rasa rindu akan sedikit terobati jika kita yakin bahwa orang yang kita rindui juga merindukan kita, namun kita tidak benar-benar yakin.

Nah kalau dibahas terlalu panjang akan semakin menyayat hati kita, kita langsung saja pada pembahasan tentang Puisi Bahasa Arab Tentang Rindu. Rasa rindu itu sifatnya umum, rindu kepada rasulullah, rindu kekasih dsb.

Berikut di bawah ini adalah Sajak / Syair Bahasa Arab tentang Rindu:

(ﻻ أَحَدَ يَشْتَاقُ لَك مِثْلِي)
(Tak Ada Seorangpun yang Merindukanmu Seperti Diriku)

ﻻ أَحَدَ يَشْتَاقُ لَك مِثْلِي
Tak ada seorangpun yang merindukanmu seperti diriku

لا أحدَ يَحْتَاجُك أَكْثَر مِنِّي
Tak ada seorangpun yang membutuhkanmu melebihi diriku

وَلا أحدَ يَنْقَبِضُ قلبهُ خَوْفًا عليك
Dan tak tak ada seorangpun yang tertekan hatinya karena takut kehilanganmu

كمَا ينقبِض قلبي
Seperti tertekannya hatiku

فَكُنْ بِخَيْرٍ لِأَجْلِي
Maka perhatikanlah aku

فَأَنْت إِلى الآن ﻻ تُدرِك جُنُونَ حَاجَتي إِلَيْك
Karena sejauh ini engkau tak menyadari kegilaanku padamu

ولَنْ تَستطِيعَ أنْ تُدرِك مِقدَارَ تِلك العَاطِفَة
Dan engkau tidak menyadari betapa besarnya rasa itu

الّتي تَكاد أنْ تُمَزِّقَ قَلبي كل يَوم
Rasa yang nyaris mencabik-cabik hatiku setiap hari

أشعر كأن أضلُعي سوف تتسّع
Aku merasa tulang-tulang rusukku kian melebar

فأنا أُريد أن أُحِبُّك أكثر
Dan aku ingin lebih lagi mencintaimu

أن أحِيط بكل تلكَ الصفّات
Dikelilingi oleh hal-hal semacam itu

التي اجتمعت بكَ أنت
Yang semuanya karena dirimu

بِقلبِك الذي أفقدني تفكِيري
Karena hatimu yang dapat menghilangkan pikiranku

بملامح الوفاءِ والصّدق التي رأيتها بعينيك أنت
Karena kesetiaan dan kejujuran yang kulihat dengan kedua matamu

بِحجِم تِلك المَشَاعِر التّي يَنبضُها قَلبُك
Karena dalamnya perasaan itu yang didenyutkan oleh jantungmu

باتساع صدرُك الذي اختار أن يتحمّلُني بكامل عفويتي
Karena lapangnya hatimu yang ku pilih agar ia memikulku dengan segenap kata hatiku

لَديك الكثيَر الذي تملُكه دون أحد منَ البشر
Engkau banyak dikerumuni para pecintamu

فَكيف لا أشعُر بالعَجز، بالضعف
Bagaimana aku tidak merasa lemas dan tak berdaya

بمسؤولية تثقل على صدري على طاقة تحمّلي
Atas beban yang begitu menekan dadaku

وشعُور التّقصير الذي يأتي كل يَوم يذكّرني
Dan atas rasa kegagalan yang setiap hari menghantuiku

بأن يجب أن أحبُّك أكثر
Bahwa aku mesti lebih lebih lagi mencintaimu


فأجِبني
Maka tolong jawablah aku

هَل أنا نجحت بأن أحبُّك أكثر
Apakah aku diterima jika aku lebih lebih lagi mencintaimu

أم سَأستَمر على تِلك المشاعِر
Ataukah harus ku lanjutkan rasa itu

التي أوشكَت أن تأخذُني من كُل شيء
Yang engkau nyaris mengambil segalanya dariku

أين انت
Dimanakah engkau



(مرارة الشوق)
(Pahitnya Sebuah Kerinduan)

في مرارة الشوق
Dalam pahitnya kerinduan

حين تجف الكلمات، وتذبل الأحرف بين الشفاه
Ketika kata-kata menjadi kering, dan huruf-huruf menjadi layu di antara bibir

نتجرد من قدرة ألسنتنا على النطق
Lidah kita kehilangan kemampuan untuk bicara

ونحترف الصمت
Dan berubah menjadi keheningan

هكذا أنا
Begitulah diriku

وهكذا طبعي
Begitulah sifatku

في قمة شوقي لك
Ketika kerinduanku padamu memuncak

أنزوي وأختبئ في احدى الزوايا
Aku mengucilkan diri dan bersembunyi di suatu sudut

أتأمل الفراغ الذي لا يشبه ضجيج روحي
Aku berharap kehampaan ini tak seperti kegaduhan jiwaku

أبكي بصمت
Aku menangis diam-diam

وأجد أن محاولة الكلامِ هِي أفشل المحاولات
Dan lalu aku menemukan bahwa upaya berbicara adalah upaya terburuk

وأكثرهن جلبا للاحراج
Sedang kebanyakan mereka merasa malu

حينها حاول أن تجدني
Ketika ia mencoba menemukanku

فقط إقترب مني
Dekatilah saja aku

فقربك هو معطف دفئي في شتائي
Karena kedekatanmu adalah mantel hangat di musim dinginku

ونسمات صيفي
Dan hembusan angin di musim panasku

وهوائي الذي من دونه أعجز أن أعيش
Serta udara yang tanpanya aku sulit bernafas

أشتــاقك بحرارة
Aku begitu merindukanmu


(أحبك)
(Aku Mencintaimu)

أحبك يا من إليها أهدي كلماتي
Aku mencintaimu, wahai orang yang kudedikasikan kata-kataku padanya

أحبك يا أجمل وردة في بستاني
Aku mencintaimu, wahai mawar terindah di kebun hatiku

أحبك يا قرة عينى وملاذي
Aku mencintaimu, wahai penyejuk mata dan tempat berlindungku

أحبك يا أجمل أحلامي وأماني
Aku mencintaimu, wahai mimpi dan hasrat terindahku

من أجل عينيك أحبك
Karena kedua matamu aku mencintaimu

وأعلم أنك شاطئي وبر أماني
Dan aku tahu bahwa engkau pantai dan daratan harapanku

أحبك في كل الفصول وبكل الألوان
Aku mencintaimu di segala musim dan di segala warna

أحبك من أجل صفاء ونقاء عينيك البهية
Aku mencintaimu karena kesucian kedua matamu yang indah

أحبك بكل كلمات ومعاني الحب الطاهرة النقية
Aku mencintaimu dengan segala kata dan makna cinta yang suci

أحبك من أجل عينيك
Aku mencintaimu karena kedua matamu

فالنكران ليس من طبيعتي
Sedang pengingkaran bukahlah sifatku

أحبك وأحب كل ما تحبين وكل من يحبك
Aku mencintaimu, aku mencintai setiap apa yang kau cintai, dan setiap orang yang mencintaimu

احب هذه الدنيا لأنك فيها
Aku mencintai dunia ini karena ada engkau di dalamnya

وأحب الايام والقدر لأنهما جمعاني بك
Aku mencintai hari-hari dan takdir, karena keduanya memusatkanku padamu

أحب كل حرف في اسمك
Aku mencintai setiap huruf dalam namamu

Demikian uraian mengenai puisi atau sajak bahasa Arab tentang rindu, semoga bermanfaat.

Baca juga:

0 Response to "Puisi Bahasa Arab Tentang Rindu dan Artinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel