Contoh Bahasa Sebagai Sistem (Linguistik)

contoh bahasa sebagai sistem

Dalam pembahasan kali ini akan dibahas secara ringkas mengenai contoh bahasa sebagai sistem dalam ilmu linguistik.

Kita mesti tahu dulu bahwa sistem secara umum adalah cara atau aturan, contoh begini "jika anda tahu sistemnya, tentu anda akan mudah mengerjakannya".

Nah kalau kita kaitkan kata "sistem" tersebut dengan keilmuan, termasuk disini ilmu linguistik yang akan kita bahas, makna sistem tersebut berarti "susunan teratur berpola yang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna atau berfungsi".

Sistem ini dibentuk atau tersusun oleh sejumlah unsur-unsur atau komponen-komponen yang satu dengan yang lainnya berhubungan secara fungsional (fungsinya).

Kita coba lihat contoh konkretnya:

"Sebuah sepeda akan dapat disebut sepeda yang berfungsi manakala komponen-komponennya atau onderdil-onderdil sepedanya tersebut (roda, sadel, kemudi, rantai, rem dsb.) tersusun sesuai pola atau sesuai pada tempatnya".

Jika komponen-komponen sepeda tersebut tidak terletak pada tempat yang seharusnya, meskipun secara keseluruhan tampak utuh, maka sepeda itu tidak dapat berfungsi sebagai sebuah sepeda, karena susunannya itu tidak membentuk sebuah sistem. Barang tersebut  barangkali lebih tepat disebut sebagai tumpukan suku cadang sepeda, atau sepeda yang perakitan komponen-komponennya tidak benar.

Nah sekarang kita masuk ke bahasan inti, yakni Contoh Bahasa Sebagai Sistem

Jadi kalau begitu sistem bahasa pun seperti halnya contoh sepeda tadi. Yakni "bahasa terdiri dari unsur-unsur atau komponen-komponen yang secara teratur tersusun menurut pola tertentu, dan membentuk suatu kesatuan".

Coba kita bandingkan 2 deretan kata-kata di bawah:

1. Kelinci itu memakan wortel
2. Kelinci wortel memakan itu

Nah secara intuisi pun kita dapat tahu bahwa contoh deretan kata-kata yang nomor 1 adalah sebuah kalimat bahasa Indonesia karena tersusun dengan benar menurut pola aturan kaidah bahasa Indonesia.

Sebaliknya untuk contoh deretan kata-kata yang nomor 2 bukan kalimat bahasa Indonesia, karena tidak tersusun menurut pola aturan atau sistem bahasa Indonesia.

Pola-pola sistem bahasa dapat kita pelajari, jika sudah dipelajari kita akan dengan mudah dapat membedakan apakah suatu deretan kata adalah kalimat bahasa Indonesia atau bukan, meskipun ada unsurnya yang dihilangkan.

Contoh seperti di bawah ini:

Ibu      mem...     seekor       .......

 (a)       (b)             (c)           (d)

Pada deretan kata di atas ada unsur yang dihilangkan sebagian (b), ada yang dihilangkan seluruhnya (d). Tetapi sebagai penutur bahasa Indonesia kita akan mudah memahami bahwa deretan kata tersebut adalah kalimat bahasa Indonesia yang baik, itu dipahami dari polanya.

Dan bahkan kita dapat meramalkan bahwa bagian b yang dihilangkan pasti sebuah kata yang dimulai dengan konsonan b, mungkin saja bisa beli, bakar, atau bunuh.

Sedangkan bagian d yang dihilangkan juga dapat diramalkan berupa kata benda binatang, mungkin bisa ikan, kucing atau tikus.

Sampai di sana mudah-mudahan sahabat sudah paham apa itu contoh bahasa sebagai sistem dalam linguistik.

Demikian uraian mengenai contoh bahasa sebagai sistem tanda, semoga bermanfaat.

Sumber: Buku Linguistik Umum, Karya: Abdul Chaer

0 Response to "Contoh Bahasa Sebagai Sistem (Linguistik)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel