Pidato Bahasa Arab Tentang Kebersihan dalam Islam dan Artinya


Assalamualaikum sahabat pecinta bahasa Arab, Admin kali ini akan membagikan pidato singkat bahasa arab tentang kebersihan.

Kita sering mendengar bahwa "kebersihan itu sebagian dari iman" atau dalam bahasa Arabnya "النظافة من الإيمان", hal itu benar sekali, karena ungkapan tersebut adalah berasal dari hadits Nabi. Makna kebersihan dari iman adalah bahwa bila kita senantiasa menjaga kebersihan atas dasar hal tersebut merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya, dan kita selalu merasa diawasi oleh Allah, maka hakikatnya kita telah beriman dengan cara menjaga kebersihan tersebut.

Ada suatu fenomena di masyarakat kita, dimana masyarakat kita mempunyai tabi'at yang buruk akan kebersihan, semisal tidak membuang sampah pada tempatnya, akibatnya lingkungan jadi kotor dan tidak enak dipandang, pahal kita itu muslim lho, yangmana Islam sangat memperhatikan akan kebersihan, dan memerintahkan kepada umatnya untuk selalu menjaga kebersihan, kok malah sepertinya orang-orang barat yang mempraktekan ajaran Islam tersebut, kita lihat di barat kota-kota tertata begitu rapih, lingkungannya bersih, bahkan ketika banjirpun terkadang airnya tersebut sangatlah bening, tak terlihat satupun sampah mengambang.

Maka menjaga kebersihan adalah tugas kita sebagai muslim, baik itu lingkungan di dalam rumah, di halaman rumah, di masyarakat, sekolah kelas dan lain sebagainya. Nah karenanya Admin kali ini akan membagikan contoh pidato bahasa arab tentang kebersihan sekolah.

Berikut di bawah ini Pidato Bahasa Arab Tentang Kebersihan dalam Islam dan Artinya:

السّـلام عليـكـم ورحمـة الله وبـركاتـه.

الْحَمْـدُ للهِ الَّـذِيْ أَنْعَمَـنَا بِنِعْمَـةِ اْلإِيْمَـانِ وَاْلإِسْـلاَمِ. وَنُصَلِّـيْ وَنُسَلِّـمُ عَلَى خَيْـرِ اْلأَنَـامِ سَيِّدِنَـا مُحَمَّـدٍ وَعَلَى اَلِـهِ وَصَحْبِـهِ أَجْمَعِيْـنَ، أَمَّـا بَعْـدُ.

قـال الله تعـالى في كتـابه الكريـم: "...إِنَّ اللهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْـنَ وَيُحِبُّ المُتَطَهِّـرِيْنَ"

وقـال النّبـيُّ صلى الله عليـه وسلـم: "تخللـوا فإنـه نظافـة والنظـافـة تدعـو إلى الإيمـان والإيمـان مع صاحبـه في الجنـة".

وقـال أيـضـا: "إِنَّ الله تـعــالـى طَــيِّـبٌ يُـحِــبُّ الطَـيِّـبَ، نـظـيــفٌ يـحـبُّ النّــظـافــةَ، كـريــمٌ يــحبُّ الــكَـرَمَ، جَــوَّادٌ يــحبُّ الـجُــوْدَ، فَنَــظَّـفُــوْا أَفْنِـيَـــتَكُـمْ".

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Segala-puji-bagi-Allah-yang-telah-memberi-kita-nikmat-iman-dan-islam.
Shalawat dan salam semoga tercurah limpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW., serta kepada keluarganya dan sahabatnya. Amma ba’du.

Allah SWT. berfirman dalam Al-Qur’an: “...Sesungguhnya-Allah-menyukai orang-orang-yang-bertaubat-dan-orang-orang-yang-menyucikan/membersihkan-diri”.

Nabi Muhammad SAW. bersabda: “Sela-selailah-gigi-karena-itu-adalah-kebersihan-dan-kebersihan-mengajak-kepada-iman-dan-iman-bersama-orang-yang-beriman-ada-di-dalam-surga”.

Nabi Muhammad SAW. jga brsabda : “Ssungguhnya-Allah-itu-baik, mncintai-kebaikan, Allah-itu bersih, mnyukai-kebersihan, Dia-Maha-Mulia, mnyukai-kemuliaan, Dia-Maha-Dermawan-menyukai-kdermawanan, krn-itu-bersihkan-tempat-tempatmu”.


سِيَـادَةُ رَئِيْسِ الجَلَسَة، سِيَـادَةُ رَئِيْسِ المَدْرَسَة، سِيـَادَةُ الأَسَـاتِذ وَالأَسَـاتِذَة، وَجَمِيْع الأَصْحَـابِ الأَحِبَّـاءِ.

أوَلا، هَيـَّا بِنَـا نَشْكُرُ اللهَ تعـالى عَـزَّ وَجَـلَّ، الَّذِيْ أَعْطَـانَا نِعَمِـهِ وَمِنَنِهِ حَتَّى نَسْتَطِيْـعَ أَنْ نَجْـتَـمِعَ فِي هَـذَا الـمَكَـان الـمُبَـارَك.

ثانيـا، نُصَلِّي وَنُسَلِّمُ عَلىَ سَيِّدِنَا وَحبِيْبِنَا مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم وَعَلىَ الِـهِ وَصَحْـبِـهِ أَجْمَـعِيْـنَ.

Ketua panitia yang saya hormati, kepala sekolah dan guru-guru, serta sahabat-sahabat yang saya cintai.

Pertama-tama mari kita mengucap syukur kepada Allah SWT. Yang telah memberi kita nikmat dan anugerah-Nya, sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang diberkahi ini.

Kedua kita ucapkan shalawat dan salam kepada baginda tercinta Nabi Muhammad SAW., juga kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya.

أَيُّهَا الحَاضِرُوْن الكِرَام
أقوم أمامكم للبَحْثِ عنْ "النظافة في الإسلام".

عِنْدَنَا السُّؤَال، هَلْ يَهْتَمُّ الإسلامُ بالنّظافة؟ الجوابُ طبعًا، يهتمُّ الإسلامُ بالنظافةِ اهتمامًا عظيمًا، ويأمرُ بأُمَّتِهِ أَنْ نُحَافِظَ النظافةَ دَوْمًا.

نَسْتَمِعُ كثيرا أَنَّ النّظافةَ من الإيمان، فهذا صحيحٌ جدًا، لأنه من حديثِ النبيِ صلى الله عليه وسلم. فمعنى ذلك الحديثِ أنّه إذا نحافظُ النظافةَ دائمًا، إما نظافة الجسمِ أو البيئةِ كبيئةِ البيتِ وفنائِه والمجتمعِ والمدرسةِ والفصلِ وغيرِها، ثم نَتَيَقَّنُ أنّ ذلك مِنْ أَمْرِ الله ورسولِه ونحن نشعُرُ بِمُرَاقَبَةِ الله دائما، فحقيقتُه نُأمِنُ بالله ورسوله بتلك المحافظةِ على النظافة.

ولأجْلِ ذلك أن المحافظة على النظافةِ تدعو لصاحبِه إلى الجنة، كما قال النبي صلى الله عليه وسلم: "تخللوا فإنه نظافةٌ، والنّظافةُ تدعو إلى الإيمان، والإيمانُ مع صاحبِه في الجنة". فهذا مَوْهُوْبٌ من الله وبشيرا لنا.
تَذَكَّرْ في قلبِنا، أنّ الله تعالى طيّبٌ يحب الطيبَ، نظيف يحب النظافةَ، كريم يحب الكرمَ، جَوَّاد يحب الجُوْدَ، جميل يحب الجمالَ. فلا عُذْرٌ لنا لِئَلَّا نحافظ على النظافة.
Hadirin sekalian yang saya hormati.
Saya berdiri di depan kalian akan membahas mengenai “Kebersihan dalam Islam”.

Kita mempunyai pertanyaan, apakah Islam memperhatikan akan kebersihan? Jawabannya tentu saja iya, Islam sangat memperhatikan kebersihan dan memerintahkan terhadap umatnya untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Kita sering mendengar bahwa kebersihan itu sebagian dari iman, hal ini sangat benar sekali, karena ungkapan tersebut berasal dari hadits Nabi SAW., makna hadits tersebut adalah jika kita senantiasa menjaga kebersihan baik kebersihan jasmani ataupun lingkungan, seperti lingkungan rumah dan halamannya, lingkungan masyarakat, sekolah, kelas dan sebagainya, kemudian kita yakin bahwa menjaga kebersihan tersebut berdasar pada perintah Allah SWT. dan Rasul-Nya, dan kita selalu merasa diawasi oleh Allah SWT., maka hakikatnya kita beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan kita menjaga kebersihan tersebut.

Di samping itu, bahwa menjaga kebersihan dapat menarik pelakunya masuk ke surga, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW.: “Sela-selailah gigi karena itu adalah kebersihan dan kebersihan mengajak kepada iman dan iman bersama orang yang beriman ada di dalam surga”. Ini adalah anugerah dari Allah SWT. dan tentu menjadi kabar gembira bagi kita.

Selalu ingat-ingatlah dalam hati bahwasannya Allah itu baik dan mencintai kebaikan, Allah itu bersih dan menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia dan menyukai kemuliaan, Dia maha dermawan dan menyukai kedermawanan, Dia Maha Indah dan menyukai keindahan. Maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak menjaga kebersihan.



أَيُّهَا الحَاضِرُوْن الأحبّاء
إذا نظرنا في الواقع، كثيرُون من مجتمعتِنا لهم عادةٌ قبيحةٌ كَرَمْيِ القَاذُوْرَاتِ ليس في مكانها أي في المَزبلة، فكانت بيئتُنا وَسَاخَةً، ولا أجمل في العين، مع أننا مسلمون، فماذا بِنا؟ بل الإسلام يأمرنا بالمحافظة على النظافة. والإسلام يهتمّ بالنظافة اهتماما عظيما، حيّ ننظر إلى الأمور الآتية التي تكون أدلّة لهتمامه بالنظافة:
1.    نظافة الفمّ والأسنان
يأمر الإسلام بالمضمضة والسّواك. وفي السّوك قد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (السّواك مطهرة للفمّ مرضات للرّبّ) أخرجه النسائي وأحمد.

2.    نظافة إناء الطّعام وغسله
يأمر الإسلام بعدم ترك الطّعام والشّراب مكشوفين حتىّ لا يصل إليهما الغبار والحشرات. فقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (أوكوا قربكم واذكروا الله).

3.    نظافة المساكن والشوارع
يأمر الإسلام بنظافة المساكن والشوارع، ونهى عن إلقاء القذرات أو تركها في الشوارع، وفي ذلك نهى الإسلام عن التبول في الطريق حتى البصق فيه. وقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (إن الله طيّب يحب الطيب، نظيف يحب النظافة، فنظّفوا أفنيتكم ودوركم) أخرجه الترمذي والبزار وأبو يعلى. وقال أيضا: (البصق على الأرض خطيئة، وكفّارتها ردمها).

4.    تلويث مصادر المياه
نهى الإسلام عن إلقاء القذارت أو النجاسة في الأنهار والآبار، ونهى عن التّبول في الماء، فالماء الملوَّث ينقل الكوليرا وغيرَه من الأمراض الضّارّة. وقد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: (لا يبلونّ أحدكم في الماء الدّائم، ثمّ يتوضّأ فيه) رواه الترمذي والنسائي.

5.    النظافة جزء من من العبادة
الإسلام يجعل النظافة جزء من من العبادة، فلا تصحّ الصلاة إلا بالوضوء أو التيمم. عبّر الإسلام عن "النظافة" بكلمة "الطهارة"، وعبّر عن القذرة بكلمة "النجاسة".

فمن ذلك، لنا وظيفة لاهتمامه بالمحافظة على النظافة ودعاية على الآخرين بأن يحافظوا عليها، لأن ما أمر الله ورسوله له منافع للناس، وكذلك بالنظافة، فصاحبها نظيف وصحيح وجميل.
Hadirin sekalian yang saya cintai.
Jika kita melihat realita, banyak masyarakat yang memiliki kebiasaan buruk, seperti membuang sampah bukan pada tempatnya yang seharusnya di tempat sampah, maka lingkungan kita menjadi kotor dan tidak enak dipandang, dan anehnya kita adalah umat muslim, lalu apa yang terjadi dengan kita? Padahal Islam memerintah kita untuk menjaga kebersihan, dan Islam sangat memperhatikan akan kebersihan, kita akan lihat poin-poin di bawah ini yang jadi bukti perhatian Islam terhadap kebersihan:
1. Kebersihan Mulut dan Gigi
Islam memerintahkan untuk berkumur dan menyikat gigi, perihal menyikat gigi Rasulullah SAW. pernah bersabda: “Menyikat-gigi-dapat-membersihkan-mulut-dan mendatangkan-keridhaan-Allah” (HR. An-Nasai dan Ahmad).

2. Kebersihan Wadah Makanan dan Perintah Membasuhnya
Islam memerintahkan untuk tidak meninggalkan makanan dan minuman terbuka, sehingga tidak terkena debu dan serangga. Rasulullah SAW. Bersabda: “Ikatlah-kantong-kantong-air-kalian-dan-sebutlah-nama-Allah”.

3. Kebersihan Rumah dan Jalan
Islam memerintahkan untuk selalu membersihkan rumah (tempat tinggal) dan jalan, dan Islam melarang membuang kotoran atau meninggalkannya di jalan, juga Islam melarang kencing di jalan bahkan sekedar meludah. Rasulullah SAW. bersabda: “Sesungguhnya-Allah-itu-baik-dan-mencintai-kebaikan,-Allah-itu-bersih-dan mencintai-kebersihan,-maka-bersihkanlah-pekarangan-rumahmu-dan-tempat-tinggalmu” (HR. At-Tirmidzi, Al-Bazar dan Abu Ya’la). Rasulullah SAW. juga bersabda: “Meludah-di-atas-tanah-adalah-suatu-kesalahan,-sedang-kafaratnya-adalah menguburnya”.

4. Mencemari Sumber Air
Islam melarang membuang kotoran atau najis ke sungai dan sumur, Islam juga melarang kencing di air, karena air yang sudah tercemari mengandung kolera dan penyakit-penyakit lain. Rasulullah SAW. bersabda: “Janganlah-seseorang-dari-kalian buang-air-pada-air-yang-tergenang,-kemudian-ia-berwudhu-dengannya” (HR. At-Tirmidzi dan An-Nasai).

5. Kebersihan Bagian dari Ibadah
Islam menjadikan kebersihan sebagian dari ibadah, maka tidaklah sah shalat seseorang tanpa wudhu atau tayamum. Islam mengistilahkan kata An-Nadzofah (kebersihan) dengan kata At-Thaharah (kesucian), dan kata Al-Qadzarah (kotor) dengan An-Najasah (najis).

كَفَى بِهذا كلامي عن النظافة في الإسلام، شُكرا جزيلا لِحُسْنِ اهْتمامكم، والله الموفّق إلى أقوم الطّريق، والسّـلام عليـكـم ورحمـة الله وبـركاتـه..


Demikian pembicaraan saya mengenai kebersihan dalam Islam, terimakasih banyak atas perhatiannya, “Allah adalah Dzat yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya”.

Demikian uraian mengenai contoh teks pidato, ceramah atau khitobah bahasa arab tentang kebersihan dan artinya, semoga bermanfaat.



Baca Juga:

0 Response to "Pidato Bahasa Arab Tentang Kebersihan dalam Islam dan Artinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel