Contoh Mutsanna (Isim Tasniyah) dalam Al-Quran

Contoh Mutsanna (Isim Tasniyah) dalam Al-Quran

Assalamualaikum sahabat pecinta bahasa Arab, kali ini Admin akan membagikan contoh isim mutsanna dalam al quran, atau juga kita sering menyebut isim tasniyah, yaitu isim yang mempunyai "makna dua".

Isim mutsanna atau isim tatsniyah merupakan salah satu ilmu nahwu yang mesti diketahui oleh para pembelajar bahasa Arab.

Nah berikut di bawah ini Penjelasan dan Contoh Isim Tasniyah atau Isim Mutsanna dalam Al-Qur'an:

# Pengertian (Ta’rif) Isim Mutsanna/Tasniyah
مَا يَدُلُّ عَلَى اثْنَيْنِ بِزِيَادَةِ الأَلِيْفِ وَالنُّوْنِ فِيْ حَالَةِ الرَّفْعِ، وَبِزِيَادَةِ اليَاءِ وَالنُّوْنِ فِيْ حَالَةِ النَّصْبِ وَالجَرِّ.
Isim Mutsanna/Tasniyah adalah isim yang menunjukkan makna dua, cirinya dengan tambahan huruf alif dan nun ketika rofa’, dan huruf ya dan nun ketika nashab dan jar (pada kata terakhirnya).

Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah dalam keadaan rofa’
جَاءَ خَالِدَانِ (Telah datang dua Khalid)
Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah pada kalimat di atas adalah pada kata خَالِدَانِ, pada kata خَالِدَانِ terdapat huruf alif dan nun di akhir katanya, itu menunjukkan makna dua (mutsanna/tasniyah) dalam keadaan rofa, kedudukannya sebagai fa’il dari kata جَاءَ.

Sedangkan asalnya atau mufrodnya adalah:
جَاءَ خَالِدٌ (Telah datang satu Khalid).


Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah dalam keadaan Nashab
ضَرَبْتُ خَالِدَيْنِ (Saya telah memukul dua Khalid)
Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah pada kalimat di atas adalah pada kata خَالِدَيْنِ, pada kata خَالِدَيْنِ terdapat huruf ya dan nun di akhir katanya, itu menunjukkan makna dua (mutsanna/tasniyah) dalam keadaan nashab, kedudukannya sebagai maf’ul dari kata ضَرَبْتُ.

Sedangkan asalnya atau mufrodnya adalah:
ضَرَبْتُ خَالِدًا (Saya telah memukul satu Khalid).

Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah dalam keadaan Jar/Khafad
مَرَرْتُ بخَالِدَيْنِ (Saya telah melewati dua Khalid)
Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah pada kalimat di atas adalah pada kata خَالِدَيْنِ, pada kata خَالِدَيْنِ terdapat huruf ya dan nun di akhir katanya, itu menunjukkan makna dua (mutsanna/tasniyah) dalam keadaan jar, kedudukannya sebagai majrur dari huruf بِ.

Sedangkan asalnya atau mufrodnya adalah:
مَرَرْتُ بِخَالِدٍ (Saya telah melewati satu Khalid).


# Contoh Isim Mutsanna/Tasniyah dalam Al-Qur’an

1.     Dalam Keadaan Rofa’
وَدَخَلَ مَعَهُ السِّجْنَ فَتَيَانِ
Artinya: “Dan-bersama-dengan-dia-masuk-pula-ke-dalam-penjara-dua-orang-pemuda” (QS. Yusuf: 36).


2.     Dalam Keadaan Nashab
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ
Artinya: “Ya-Tuhan-kami, jadikanlah-kami-berdua-orang-yang-tunduk-dan-patuh-kepada-Engkau” (QS. Al-Baqarah: 128).


3.     Dalam Keadaan Jar/Khofad
وَقَـالُـوا لَـوْلا نُـزِّلَ هَذَا الْقُـرْآنُ عَلَى رَجُـلٍ مِّنَ الْقَرْيَتَيْـنِ عَظِيـمٍ
Artinya: “Dan-mereka-berkata: “Mengapa-Al-Qur’an-ini-tidak-diturunkan-kepada-seorang-besar-dari-salah-satu-dua-negeri (Mekah dan Thaif) ini?”” (QS. Az-Zukhruf: 31).

لَا أَبْرَحُ حَتَّى أَبْلُغَ مَجْمَعَ البَحْرَيْنِ

Artinya: “Aku-tidak-akan-berhenti (berjalan) sebelum-sampai-ke-pertemuan-dua-buah-lautan” (QS. Al-Kahfi: 60).

Demikian uraian mengenai contoh isim tasniyah dalam al quran, semoga bermanfaat.

0 Response to "Contoh Mutsanna (Isim Tasniyah) dalam Al-Quran"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel