Pengertian As-Saja' Dan Contohnya Dalam Balaghah

Pengertian Saja' Dan Contohnya Dalam Balaghah

As-Saja' (Sajak) merupakan bagian dari Ilmu Badi' dalam Balaghah bab Keindahan-Keindahan Lafdzhi bagian pembahasan ke 3 dari 3 pembahasan, yaitu:

1. Al-Jinas
2. Al-Iqtibas
3. As-Saja'

Dalam tulisan kali ini kita akan membahas Pengertian As-Saja' Dan Contohnya Dalam Balaghah.

Definisi As-Saja' ialah:
السَّجَعُ تَوَافُقُ الفَاصِلَتَيْنِ فِي الحَرْفِ الأخيرِ. وأفْضلُهُ مَا تَسَاوَتْ فَقْرَهُ.
Saja’ ialah kesamaan huruf akhir dalam dua fashilah atau lebih. Saja’ yang paling bagus ialah yang dalam bagian-bagian kalimatnya seimbang.

Contoh:
Do’a Rasulullah SAW.:
اَللّهُمّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَأَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا.
Ya Allah, berilah pengganti kepada orang yang berinfak, dan berilah kerusakan kepada orang yang tidak mau berinfak.

Penjelasan:
Yang perlu kita perhatikan dalam contoh di atas adalah kalimat أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا dan أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا, dalam kedua bagian kalimat tersebut ada dua fashilah yang kedua huruf akhirnya sama; maksud dari fashilah ialah  kata terakhir dari setiap bagian kalimat; dalam contoh di atas ada dua fashilah dari dua bagian kalimat yakni kata خَلَفًا dan kata تَلَفًا; kedua fashilah dalam dua bagian kalimat tersebut huruf akhirnya sama yakni فًا; inilah yang disebut dengan saja’ (sajak).

Perlu diketahui, bahwa huruf akhir dari setiap fasilah-fasilah selamanya mesti dimatikan dalam kalam natsar (prosa) karena waqaf (berhenti membaca); berarti khususnya kalau kita melihat contoh di atas kalau yang tadinya فًا menjadi فَا.

Perlu diketahui juga bahwa saja’ yang paling bagus ialah yang dalam bagian-bagian kalimatnya seimbang (panjang pendeknya seimbang), dan saja’ tidak akan bisa indah kecuali jika rangkaian kalimatnya bagus, tidak dibuat-buat, dan bebas dari pengulangan yang tidak berfaedah.


Kita Lihat Contoh Lain dari Saja’:
الحُـــرُّ إِذَا وَعَدَ وَفَى، وَإِذَا أَعَانَ كَفَى، وَإِذَا مَلَكَ عَفَا.
Orang merdeka itu jika ia berjanji, ia memenuhinya; jika ia menolong, secukupnya; dan jika ia menjadi raja, ia banyak memaafkan.


Catatan: Contoh ini termasuk contoh saja’ yang lebih dari dua bagian kalimatnya, yang huruf akhirnya sama (lebih dari dua fashilah).


Demikian pembahasan mengenai pengertian sajak, contoh sajak dan penjelasan sajak dalam balaghah, semoga bermanfaat.

Baca juga:

Rujukan awal: Kitab Al-Balaghah Al-Wadhihah, karya ‘Ali Jarim dan Musthafa Amin.

0 Response to "Pengertian As-Saja' Dan Contohnya Dalam Balaghah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel