Contoh Jinas Tam dan Ghair Tam Dalam Al-Qur’an

Contoh Jinas Tam dan Ghair Tam Dalam Al-Qur’an

Kali ini penulis akan merangkum contoh-contoh dari Jinas Tam dan Ghair Tam dalam Al-Qur’an, langsung simak saja pembahasannya.

Seperti telah diketahui dalam pembahasan Pengertian Al-Jinas dan Contohnya dalam Balaghah bahwa jinas adalah kemiripan ungkapan dua lafadz yang berbeda artinya (secara umum), adapun (secara khusus) pembagiannya ada dua:
1. Jinas Tam (kemiripan ungkapan dua lafadz dalam 4 hal: macam hurufnya, syakal hurufnya, jumlah hurufnya dan urutan hurufnya).
2. Jinas Ghair Tam/Naqish (perbedaan dua lafadz dari salah satu 4 hal: macam hurufnya, syakal hurufnya, jumlah hurufnya dan urutan hurufnya).

Sekarang kita akan lihat contoh-contoh dari Jinas Tam dan Ghair Tam dalam Al-Qur’an:

1.     Contoh Jinas Tam dalam Al-Qur’an
وَيَــوْمَ تَقُـوْمُ السَّـاعَـةُ يُقْسِـمُ المجرمُـونَ، مَا لَبِثُــوْا غَيْـرَ سَاعَـةٍ (الروم:55)
“Dan-pada-hari-terjadinya-kiamat, bersumpahlah-orang-orang-yang-berdosa, “mereka-tidak berdiam-(di-dalam-kubur)-melainkan-sesaat saja.” (QS. Ar-Ruum: 55).

Dalam ayat ini ada dua lafadz sa’ah, sa’ah yang pertama artinya kiamat, sedangkan sa’ah yang kedua artinya adalah waktu.
Ayat ini termasuk contoh jinas tam karena serupa dalam 4 hal (macam hurufnya, syakal hurufnya, jumlah hurufnya dan urutan hurufnya).


... أَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ واتَّقِ اللهَ وَتُخْفِيْ فِي نَفْسِكَ مااللهُ مُبْدِيْهِ وتَخْشَى النّاسَ واللهُ أَحَقُّ أَنْ تَخْشَاهُ ... (الأحزاب:37)
“”tahanlan terus isterimu dan bertaqwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyetakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti.” (QS. Al-Ahzab: 37).

Dalam ayat ini ada dua lafadz tahsya yang artinya takut, tetapi takut yang pertama dilarang, sedangkan takut yang kedua diperintah.
Ayat ini termasuk contoh jinas tam karena serupa dalam 4 hal (macam hurufnya, syakal hurufnya, jumlah hurufnya dan urutan hurufnya).


تَبَّتْ يَدَآ أَبِيْ لَهَبٍ وتبّ * مآ أغْنى عنه مَالُه وما كَسَبَ * سيصلى نارا ذاتَ لَهَبٍ (اللهب:1-3)
“binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa* tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan * kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.” (QS. Al-Lahab: 1-3).

Dalam ayat ini ada dua lafadz lahab, lahab, yang pertama artinya Abu lahab, sedangkan lahab yang kedua artinya adalah yang bergejolak.
Ayat ini termasuk contoh jinas tam karena serupa dalam 4 hal (macam hurufnya, syakal hurufnya, jumlah hurufnya dan urutan hurufnya).


والنّجْـمِ إذا هَـوَى * مـا ضَـلَّ صـاحبُكـم ومـا غَـوَى * ومـا يَنْطِـقُ عـن الهَـوَى (النجم: 1-3)
“demi-bintang-ketika-terbenam * kawanmu-(Muhammad)-tidak-sesat-dan-tidak-pula-keliru * dan-tiadalah-yang-diucapkannya-itu-(Al-Qur’an)-menurut-kemauan-hawa-nafsunya”. (QS. An-Najm: 1-3).

Dalam ayat ini ada dua lafadz hawaa, hawaa, yang pertama artinya terbenam, sedangkan hawaa yang kedua artinya adalah hawa nafsu.
Ayat ini termasuk contoh jinas tam karena serupa dalam 4 hal (macam hurufnya, syakal hurufnya, jumlah hurufnya dan urutan hurufnya).



2.     Contoh Jinas Ghair Tam dalam Al-Qur’an
فَأَمَّ الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْ، وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ (الضحى: 10-9)
“Adapun-terhadap-anak-yatim, kamu-jangan-berlaku-sewenang-wenang. Dan-terhadap-orang-yang minta-minta, maka-janganlah-kamu-menghardiknya”. (QS. Ad-Dhuha: 9-10).

Dalam ayat ini ada lafadz taqhar yang artinya kamu berlaku sewenang-wenang dan lafadz tanhar yang artinya kamu menghardik.
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam macam huruf dari lafadz taqhar dan tanhar yaitu huruf qof dan nun.


... وَجِئْتُكَ مِنْ سَبَإٍ بِنَبَإٍ يَقِيْنٍ (النمل: 22)
“dan-kubawa-kepadamu-dari-negeri-Saba-suatu-berita-penting-yang-diyakini”. (QS. An-Naml: 22).

Dalam ayat ini ada lafadz sabain yang artinya negeri Saba dan lafadz nabain yang artinya berita penting.
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam macam huruf dari lafadz sabain dan nabain yaitu huruf sa dan nun.


إِنِّيْ خَشِيْتُ أَنْ تَقُوْلَ فَرَّقْتَ بَيْنَ بَنِيْ إِسْرآئِيْلَ (طه: 94)
“sesungguhnya aku khawatirbahwa  kamu akan berkata (kepadaku) “kamu telah memecah antara Bani Israil...””. (QS. Thaha: 94).

Dalam ayat ini ada lafadz baina yang artinya antara dan lafadz banii yang artinya keturunan.
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam urutan huruf dari baina dan banii, yang pertama ba ya na, sedangkan yang kedua ba na ya.



وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْئَوْنَ عَنْهُ (الأنعام: 26)
“mereka-melarang-(orang-lain)-mendengarkan-Al-Qur’an-dan-mereka-sendiri-menjauhkan-daripadanya”. (QS. Al-An’am: 26).

Dalam ayat ini ada lafadz yanhauna yang artinya melarang dan lafadz yanauna yang artinya menjauhkan.
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam macam huruf dari lafadz yanhauna dan yanauna yaitu huruf ha dan hamzah.


والعَادِيَاتِ ضَبْحًا * فالموْرِياتِ قَدْحًا (العاديات: 1-2)
“demi-kuda-perang-yang-berlari-kencang-dengan-terengah-engah * dan-kuda-yang-mencetuskan-api-dengan-pukulan-(kuku-kakinya)”. (QS. Al-Adiyat: 1-2).

Dalam ayat ini ada lafadz dobhan yang artinya berlari kencang dengan terengah-engah dan lafadz qadhan yang artinya mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya).
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam macam huruf dari lafadz yanhauna dan yanauna yaitu huruf dod ba dan qof dal.


وإنّه على ذلك لَشَهِيْدٌ * وإنّه لِحُبِّ الخيرِ لشَدِيْدٌ (العاديات: 7-8)
“dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya * dan sesungghnya ia sangat bakhil karena cintanya kepada harta”. (QS. Al-Adiyat: 7-8).

Dalam ayat ini ada lafadz syahiid yang artinya menyaksikan dan lafadz syadiid yang artinya sangat.
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam macam huruf dari lafadz syahiid dan syadiid yaitu huruf ha dan dal.


ذلِكُم بما كُنْتُم تَفْرَحُونَ في الأرض بغَيْر الحَقِّ وبما كُنْتُم تَمْرَحُوْنَ (المؤمن: 75)
“yang demikian itu disebabkan kamu bersukaria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersukaria (dalam kemaksiatan)”. (QS. Al-Mu’min: 75).

Dalam ayat ini ada lafadz tafrahuun yang artinya bersukaria dan lafadz tamrahuun yang artinya bersukaria (dalam kemaksiatan).
Ayat ini termasuk contoh jinas ghair tam karena berbeda dalam macam huruf dari lafadz tafrahuun dan tamrahuun yaitu huruf fa dan mim.

Demikian uraian mengenai contoh dari Jinas dalam Al-Qur’an, apabila ada kesalahan silahkan dikoreksi, semoga bermanfaat.

Baca juga:

0 Response to "Contoh Jinas Tam dan Ghair Tam Dalam Al-Qur’an"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel