Dalil Kesesuaian Pancasila Dengan Al-Qur’an/Ajaran Islam

Dalil Kesesuaian Pancasila Dengan Al-Qur’an

1.            Ketuhanan Yang Maha Esa
Ketuhanan Yang Maha Esa adalah implementasi dari tauhid. Dalam Al-Quran disebutkan:
قل هو الله أحد
“Katakan! Dialah Allah Yang Esa” (QS. Al-Ikhlash: 1).

2.            Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Islam sangat memuliakan manusia (karamatul insan) dan kemuliaan ini diberikan langsung oleh Allah Swt. yang artinya tidak boleh direnggut oleh siapapun:
ولقد كرّمنا بني ءادم
“Dan sungguh telah Aku muliakan anak cucu Adam (manusia)” (QS. Al- Isra’: 70).

3.            Persatuan Indonesia
Bersatu merupakan perintah Allah Swt.:
واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرّقوا
“Berpegang teguhlah kalian dengan tali Allah dan janganlah bercerai-berai” (QS. Ali Imran: 103).

وتعاونوا على البرّ والتّقوى
“Dan saling bekerjasama kalian atas kebaikan dan ketakwaan dan janganlah bekerjasama atas dosa dan permusuhan” (QS. Al-Ma’idah: 2).

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Rakyat berasal dari bahasa Arab raiyyah artinya gembala, dalam konteks ini, rakyat merupakan sumber kedaulatan yang menentukan, maka kebijakan pemimpin harus berdasarkan kemaslahatan rakyat, hal ini digariskan dalam kaidah ushul fiqih: “tasharruful imam alal ra’iyyah manuthun bil mashlahah” (kebijakan pemimpin harus berdasarkan kemaslahatan rakyat),

Kata hikmah/kebijaksanaan diakui sebagai cara pertama dan utama dalam ajakan/dakwah Islam:
ادع إلى سبيل ربّك بالحكمة
“Ajaklah mereka ke jalan Tuhanmu dengan hikmah/kebijaksanaan” (QS. Al-Nahl: 125).

Sementara kata permusyawaratan berasal dari bahasa Arab, musyawarah, Allah Swt. memerintahkan Nabi Muhammad Saw. agar bermusyawarah dengan para sahabat:
وشاورهم فى الأمر
“Dan bermusyawarlah kamu dengan mereka dalam suatu perkara” (QS. Ali Imran: 159).

Sedangkan perwakilan yang merujuk pada lembaga perwakilan rakyat (MPR/DPR/DPD) dikenal dalam politik Islam sebagai Ahlul Halli wal Aqdi yang pernah dipakai oleh Umar bin Khattab dengan menunjukkan beberapa orang sahabat untuk memilih penggantinya. Penggunaan Ahlul Halli wal Aqdi ini diakui oleh Al-Mawardi dalam kitabnya Al-Ahkam As-Sulthaniyah (Hukum- Hukum Kekuasaan).

5.            Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dalam Al-Quran kita diperintah untuk menegakkan keadilan:
اعدلوا هو أقرب للتّقوى
“Tegakkan keadilan karena ia identik dengan ketaqwaan” (QS. Al-Ma’idah: 8)

Keadilan yang dimaksud dalam sila ini adalah keadilan yang merata, untuk semua rakyat, tanpa pandang agama, suku, status sosialnya, keadilan yang tidak diskriminatif.


Baca juga:



Sumber: Mohamad Guntur Romli dan Tim Ciputat School dalam Bukunya “Islam Kita Islam Nusantara (Lima Nilai Dasar Islam Nusantara)”.

0 Response to "Dalil Kesesuaian Pancasila Dengan Al-Qur’an/Ajaran Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel