JENIS-JENIS PENGETAHUAN (BELAJAR FILSAFAT)

JENIS-JENIS PENGETAHUAN (BELAJAR FILSAFAT)

Salam hangat para blogger dimanapun berada, semoga Tuhan selalu menggerakkan jari-jari kita agar blog kita masing-masing banyak diisi dengan buah karya kita sendiri.

Kali ini saya akan membahas sedikit materi berkaitan dengan filsafat, ya filsafat! Bagaimana kalian mendengar kata tersebut? Mungkin ada yang langsung timbul rasa malas mendengar kata itu terlebih mempelajarinya, anda mungkin tipe orang yang tidak senang berpikir atau berimajinasi, ada juga orang yang mendengar kata tersebut senang dan penasaran untuk membaca lebih lanjut tulisan saya ini, itulah anda yang memiliki tipe orang senang berpikir, berimajinasi, menjelajah cakrawala probabilitas, membaca gejala yang nampak, diurai, diamati sampai secara komprehensif dan sampai ke akar-akarnya, lalu ambil kesimpulan.

Oke tanpa banyak basa-basi, seharusnya filsafat dihidangkan pada konsumen dengan gaya yang sederhana dan mudah dicerna, maka dari itu saya akan mencoba mengurai apa-apa yang telah saya pelajari di satu pertemuan perkuliahan S2 saya pada materi Filsafat Ilmu, check this out!

Filsafat erat kaitannya dengan pengetahuan, karena pengetahuan sejatinya adalah apa-apa yang diketahui dari gejala-gejala yang nampak oleh indera, bisa melalui pendengaran, penglihatan dsb. maka dari gejala-gejala tersebut timbul suatu pemikiran, itulah filsafat, berpikir!, oke hal ini akan dibahas dibawah, awalnya kita harus mengetahui dulu pengetahuan, apa itu pengetahuan, apakah pengetahuan itu ada klasifikasinya dsb. Kita bahas dulu, jenis-jenis pengetahuan, lebih tepatnya perbedaan-perbedaan pengetahuan, karena sejatinya pengetahuan itu satu saja, namun para ahli filsafat membeda-bedakan pengetahuan itu setidaknya pada empat jenis, yaitu:

Gambar Tabel

Dari tabel diatas kita coba pahami lewat contoh biar aplikatif dan tergambar di otak kanan kita.

Pertama-tama kita melihat hujan, dari pemakaian kata melihat saja kita sudah tahu bahwa itu dilakukan dengan indera, berupa mata. Oke itu sudah menjadi pengetahuan, tapi hanya pada batas pengetahuan biasa, misal hujan itu cair, datang dari atas dan sebagainya, intinya hanya pada batas-batas wajar saja.

Kedua kita ingin tahu apa sih kandungan air hujan itu, apakah bermanfaat bagi bagi tubuh misalnya atau tidak, hal ini tidak cukup hanya sebatas pada pengetahuan manusia yang sangat beragam, maka mesti adanya penelitian atau pengukuran yang terstandar agar semua orang di dunia mengetahui bahwa penjelasan air hujan itu valid dan terukur, dibawalah air hujan itu ke tempat penelitian, kita sebut saja laboratorium, dengan berbagai alat dan uji coba ternyata air hujan itu mengandung H2O yang baik untuk dikonsumsi atau digunakan untuk keperluan lain misalnya, maka jelaslah kebermanfaatan air hujan itu tanpa dihantui berbagai kekhawatiran dan probabilitas.

Peranan pengetahuan filsafat terletak pada pemikiran yang jangkauannnya lebih tinggi, dan bahkan tidak bisa dijangkau oleh akal, mengingat akal adalah modal utama bagi filsafat. Misal dalam hal hujan, seseorang melihat hujan begitu indah, rapih, rintik-rintik, dan hujan itu merata, Loh kok tidak merata? Seseorang berpikir begitu, apakah ada yang mengatur hujan itu?, Apakah ada yang menciptakan hujan itu? Atau hanya sebatas gejala alam saja?, Apakah hujan itu evolusi (gejala alam) atau Kreasi (penciptaan)? Tentu bagi kaum materialistis itu hanya evolusi saja, tapi bagi kaum idealistis itu adalah kreasi, bagaimana mungkin hujan, lebih jauhnya alam semeta ada wujudnya, begitu indah, rapih dan seimbang kalau tidak ada yang menciptakan, nah seperti itu, hanya sebatas sampai di situ saja peranan filsafat, tidak sampai pada kesimpulan yang menciptakan alam itu ini atau itu.

Di sini lah peranan pengetahuan agama yaitu pedoman dan tuntunan bagi hamba dari Tuhannya, adalah adanya Al-Qur’an di zaman ini yang menyatakan bahwa yang menciptakan alam itu adalah Allah, disinilah orang-orang idealistis mendapatkan jawabannya.

Seperti itulah kiranya uraian sederhana mengenai Jenis-Jenis Pengetahuan.

0 Response to "JENIS-JENIS PENGETAHUAN (BELAJAR FILSAFAT)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel