MAKALAH MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB


BAB I
PENDAHULUAN
      A.    Latar Belakang
Media telah dianggap sesuatu yang urgen dalam pembelajaran, karena ia telah mampu membantu para pendidik dan staf pengajar dalam proses menyampaikan pesan pembelajaran yang  mudah ditangkap oleh anak-anak didik. Media memiliki kekuatan-kekuatan yang positif dan sinergi yang mampu merubah tingkah laku mereka ke arah perubahan positif. Dalam penyampaian materi pembelajaran yang kadang-kadang membosankan dengan adanya media maka hal tersebut dapat diatasi dan proses penyampaiannya pun berlangsung efektif dan efisien.
Pemilihan media pembelajaran sangat menentukan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik. Selain media faktor perencenaan juga perlu diperhatikan. Tanpa kedua unsur tersebut tidak akan tercipta pembelajaran yang efektif.
Maka berlandaskan hal tersebut seorang pendidik harus mengetahui cara pemakaian, penguasaan dan pemilihan terhadap media yang akan digunakan. Karena dengan mengetahui dan menggunakan media dengan sebaik-baiknya seorang pendidik dapat menciptakan pembelajaran yang efektif.

      B.     Rumusan Masalah
1. Dasar pertimbangan apa yang dipakai dalam media pembelajaran bahasa arab?
2. Bagaimana menentukan kriteria pemilihan media pembelajaran bahsa arab?

      C.     Tujuan pembahasan
1.      Mengetahui dan memahami dasar pertimbangan yang dipakai dalam media pembelajaran bahasa arab
2.      Mampu menentukan kriteria pemilihan media pembelajaran bahsa arab.

      D.    Manfaat dan kegunaan pembahasan
Adapun manfaat dan kegunaannya adalah untuk memudahkan kita dalam membuat sebuah tulisan sesuai dengan tujuan dan maksud yang telah disampaikan.




BAB II
MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB

      1.      Dasar Pertimbangan Pemilihan Media Pembelajaran Bahasa Arab
Dasar pertimbangan media pembelajaran dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:
1. Hambatan pengembangan dan pembelajaran yang meliputi factor dana, fasilitas dan peralatan yang telah tersedia dan waktu yang tersedia.
2. Persyaratan isi, tugas, dan jenis pembelajaran. Isi isi pembelajaran beragam dari sisi tugas yang ingin dilakukan siswa.
3. Hambatan dari siswa dengan mempertimbangkan kemampuan dan ketrampilan awal.
4. Pertimbangan lainnya adalah tingkat kesenangan dan ke efektifan biaya.
5. Media sekunder harus mendapat perhatian karena pembelajaran yang berhasil menggunakan media yang beragam.
Selain itu sebelum membeli media pembelajaran perlu adanya pertanyaan praktis yang diajukan antara lain:
1. Apakah media yang bersangkutan relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?
2. Apakah ada sumberinformasi, katalog, dan sebagainya mengenai media yang bersangkutan?
3. Apakah perlu dibentuk tim untuk mereviu yang terdiri dari para calaon pemakai?
4. Apakah ada media di pasaran yang telah di validasikan?
5. Apakah media yang bersangkutan boleh di reviu yang sudah di bakukan?
Heinich dan kawan-kawannya (1982), mengajukan beberapa pertimbangan pemilihan media pembelajaran yang efektif dengan istilahASSURE yakni:
a)   Analyze learner characteristic, menganalisis karakter umum kelompok sasaran.
b)   State objective, menyatakan atau merumuskan tujuan pembelajaran.
c)   Select or modify media, memilih, memodifikasi, atau merancang dan menentukan materi dan media yang tepat.
d)  Utilize, menggunakan materi dan media.
e)   Require learner response, meminta tanggapan dari siswa.
f)    Evaluate, mengevaluasi proses belajar.
Guru sebagai pendidik dalam menggunakan media pembelajaran pada tingkat yang menyeluruh dan umum, tidak sertamerta ia menggunakannya, namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaran, meliputi:
1.   Hendaklah mengetahui karakteristik setiap media yang akan digunakan.
2.   Hendaklah memilih media yang sesuai tujuan yang hendak dicapai.
3.   Hendaklah memilih media yang sesuai dengan metode yang digunakan.
4.   Hendaklah memilih media yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
5.   Hendaklah memilih media yang sesuai dengan keadaan siswa dan kondisi serta situasi lingkungan setempat.
6.   Janganlah memilih media dengan alasan media tersebut baru atau hanya satu-satunya yang dimiliki
Dari segi teori belajar, berbagai kondisi dan prinsip psikologis yang perlu mendapatkan pertimbangan dalam pemilihan dan penggunaan media pembelajaran adalah sebagai berikut:
1. Motivasi. Untuk melahirkan minat siswa, kebutuhan ataupun keinginan itu dengan memotivasi dari informasi yang terkandung dalam media pembelajaran.
2. Perbedaan individual. Siswa belajar dengan cara dan tingkatan yang berbeda-beda, untuk itu tingkat penyajian informasi melalui media harus berdasarkan pada tingkat pemahaman.
3. Tujuan pembelajaran. Tujuan ini akan menentukan bagian isi yang harus mendapatkan perhatian pokok dalam media pembelajaran.
4. Organisasi isi. Siswa akan memahami dan mengingat lebih lama meteri pelajaran dan dapat mensintesis serta memadukan pengetahuan yang diorganisasikan dengan baik dan diurutkan secara sistematis.
5. Persiapan sebelum belajar. Siswa sebaiknya menguasi secara baik pelajaran dasar atau memiliki pengalaman yang diperlukan secara memadai yang menjadi prasyarat untuk penggunaan media dengan sukses.
6. Emosi. Pembelajaran yang melibatkan emosi dan perasaan pribadi serta kecakapan, sangat berpengaruh dan lebih lama.
7. Partisipasi. Agar pembelajaran berlangsung dengan baik,  siswa harus menginternalisasi informasi dan tidak sekedar diberitahukan kepadanya. Oleh karena itu kehadiran media akan membantu dalam proses pembelajaran.
8. Umpan balik. Kemajuan belajar dari hasil belajar yang secara berkala diinformasikan kepada siswa akan memberikan sumbangan terhadap motivasi belajar yang berkelanjutan.
9. Penguatan (reinforcement). Pembelajaran yang didorong dari hasil kemajuan belajar akan bermanfaat dalam membangun kepercayaan diri dan prilaku positif di masa-masa mendatang.
10. Latihan dan pengulangan. Agar suatu pengatahuan atau keterampilan dapat menjadi bagian kompetensi atau kecakapan intelektual, haruslah sering diulangi dan dilatih dalam berbagai konteks agar dapat tinggal dalam ingatan jangka panjang.
11. Penerapan. Hasil belajar yang diinginkan adalah meningkatkan kemampuan seseorang untuk menerapkan atau mentransfer hasil belajarnya pada masalah atau situasi baru.
  
      2.      Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran Bahasa Arab
Pemilihan media pembelajaran harus mempertimbangan kondisi dan latar belakang siswa baik pada aspek perkembangan dan kematangan siswa maupun pada aspek tahapan pembelajaran yang harus diikuti oleh siswa, maka dalam penetapan atau penentuan media pembelajaran adalah dengan memperhatikan beberapa kriteria dalam memilih media pembelajaran.
Mengingat begitu banyak media yang dapat kita gunakan dalam pembelajaran bahasa Arab, namun pada dasarnya kita dapat memilihnya dengan memperhatikan kriterianya yang berkenaan dengan:
1.   Tujuan. Media yang dipilih hendaknya selaras dan menunjang tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
2.   Materi. Aspek materi dalam pembelajaran sesuai dengan media yang digunakan.
3.   Sasaran didik. Pemilihan media pembelajaran harus memperhatikan kondisi pada sasaran didiknya dari factor umur, intelegensi, karakteristik, latar belakang pendidikan, budaya dan lingkungan peserta didik.
4.   Ketersediaan. Media yang dipilih adalah praktis, luwes dan bertahan. Ketersediaannya antara waktu, dana atau sumber daya lainnya untuk memproduksi media yang akan dipilih. Media yang mahal dan memakan waktu yang lama untuk memproduksinya bukanlah jaminan sebagai media yang terbaik, melainkan yang mudah diperoleh dan dapat digunakan di mana pun dan kapan pun dengan peralatan yang tersedia di sekitarnya.
5.   Guru terampil menggunakannya. Apapun media itu, guru harus mampu menggunakannya dalam proses pembelajaran. Nilai dan manfaat media sangat ditentukan oleh guru yang menggunakannya.
6.   Pengelompokan sasaran. Media yang dipandang sebagai media yang efektif belum tentu efektif jika digunakan tidak pada porsinya. Dalam pengertian, guru harus menyesuaikan  porsi media dengan sasaran peserta didik, ada media untuk jenis kelompok besar, kelompok sedang dan kelompok kecil.
7.   Mutu teknis. Pengembangan visual baik gambar atau photograph harus memenuhi teknis tertentu. Misalnya, visual pada slide harus jelas dan informasi yang ingin disampaikan tidak boleh terganggu oleh elemen-elemen yang lain.
Penggunaan media secara kreatif akan memungkinkan audien (siswa) untuk belajar lebih baik dan dapat meningkatkan performancemereka sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Arif Sadirman (1986:86) mengungkapkan tiga model yang dapat dijadikan prosedur dalam pemilihan media yang akan digunakan, yaitu:
1.      Model Flowchart, model ini menggunakan system pengguguran (eliminasi) dalam pengambilan keputusan pemilihan media.
2.      Model Matrik, mengidentifikasi proses pengambilan keputusan dalam pemilihan sampai seluruh criteria pemilihan media.
3.      Model Checklist, mempertimbangkan keputusan pemilihan sampai seluruh criteria pemilihan media.
Media pembelajaran yang tersedia adakalanya yang bersifat media jadi (by utilization) yang sesuai dengan menggunakan model checklist,dan media rancangan (by design) yang menggunakan model Matriksdalam menentukan medianya. Sedangkan model Flowchart dapat digunakan untuk menggambarkan media by utilization maupun by design.
Anderson dalam pemilihan media pembelajaran ini lebih menitik beratkan pada bagian yang tidak terpisahkan dari pengembangan instruksional. Prosedur pemilihannya dimulai dari informasi atau pesan yang disampaikan itu bersifat instruksional dan berfungsi sebagai sarana belajar mengajar. Selanjutnya, menentukan strategi instruksional yang memberikan pengalaman belajar sikap, keterampilan fisik atau kognitif.
Prosedur lain yang juga dikemukakan oleh Wilbur Scharmm (1997) yanb lebih menitikberatkan pada kesesuaian media yang akan digunakan dengan tingkat kesulitan yang dikendalikan oleh pemakai.

BAB III
KESIMPULAN
Media telah membantu pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didiknya, media dianggap penting karena ia telah menampakkan dirinya dalam menentukan kualitas pembelajaran. Agar pembelajaran lebih berkualitas dan lebih bermutu maka seorang pendidik harus mampu memilah-milih media dan kriteria media pembelajaran bahasa arab.



RUJUKAN
Abdul Wahab Rosyidi, Media Pembelajaran Bahasa Arab.(Malang:UIN Malang Press, 2009), hal: 37.
http://rifaty.blogspot.com/2012/04/pemilihan-media-pembelajaran-bahasa.html
http://miftahfkmb.blogspot.com/2010/03/media-pembelajaran.html

0 Response to "MAKALAH MEMILIH MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel